Filed under: Draw, supersampler, traveling, Tulisan | Tags: Draw, supersampler, traveling, Tulisan

Berawal dari ga ada nya mobil (dipake istri lembur) pas mau tarawehan pertama n nggak adanya mesjid di dalem komplek rumah, berniat pake sepeda ke mesjid. Lumayan sih ga begitu jauh, tp ga deket juga mesjidnya di komplek sebelah.
Lumayan sekalian olahraga malem2, walaupun aga sedikit keringetan pas sampe mesjid untung ada kipas mesjidnya jadi agak membantu hihiii…
Mudah2an bisa menginspirasi teman2 yang lain kalo mau tarawih yg mesjidnya ga begitu jauh sekalian mengurangi polusi bahan bakar, Go Green!
Filed under: Draw, LOMO, lomowall, supersampler, Tulisan | Tags: Draw, LOMO, lomowall, supersampler, Tulisan

Alhamdulillah…
Selamat Datang Bulan Ramadhan 1430H
Bagi Umat muslim dimanapun Selamat berpuasa dan beribadah, semoga kita bisa menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya…
Amin…amin…amin…
Guys, mau sharing cerita nii…

tadi malem sempet liat salah satu reality show di televisi swasta nasional Re****i, mungkin temen2 ada yang nonton juga episode tadi malem. Sebenernya udah beberapa kali si nonton acara itu tp kayanya baru episode ini yang bikin gw merinding, sedih, takut, prihatin and pastinya marah rrrrrrrgggggghhhhh!!!
jadi ceritanya gini bos, ada suatu keluarga (seorang bapa n ibu) yang nampaknya mulai mencium ada nya masalah dalam keluarganya yaitu anak semata wayang nya, nama nya dede. dipanngil lah kru acara ini untuk mencari tau n nyelsein masalah si dede ini. Pada awalnya terlihat tempat tinggal keluarga ini yang bisa dibilang sangat2 sederhana lah kalo menurut gw, dan dijellaskan juga mreka berdua (orangtuanya dede) bekerja banting tulang untuk bisa menyekolahkan anak tunggalnya itu untuk kuliah. dan ditengah acara gw baru tau ternyata anak nya kuliah di universitas swasta ternama di jakarta, yg menurut gw pasti mahal deh kalo kuliah disono.
Selidik punya selidik, ternyata anak semata wayang yang kelakuan nya mulai berubah drastis ini emang bermasalah banget. Masalah pertama ternyata ni anak udah ga kuliah selama 3bulan terakhir! kebayang kan gimana perasaan orangtuanya yang banting tulang cari uang tuk kulliahin anak nya di universitas ternama di jakarta ditipu mentah2 ama anak kesayangan nya sendiri. Masalah Kedua setelah diulik-ulik info dari temen nya ni anak ternyata pecandu narkoba berat (saat itu udah ga pulang 2hari n nginep di rumah temen nya yg ngasih tau kalo dia pecandu), mulai kebaca kenapa dia ga kuliah, ya jelas duitnya dipake, nyabu, nganja, mabok dll. Masalah ketiga ini mungkin masalah yg paling nyakitin hati orang tua nya ternyata dia ngehamilin anak tetangganya sendiri, DAMN! gw udah ga tau deh tuh perasaan orangtua nya saat itu, bener2 kayak disamber petir kayanya ya?! Orangtuanya sampe strss n merasa menjadi orangtua yg gagal!
Namun setelah banyak rentetan kejadian yang bikin orangtuanya sakit hati akhirnya anaknya berhasil dibujuk dan dimasukkan oleh kru TV ke dalam suatu sperti tempat rehabilitasi dgn pendekatan agama. Walaupun pada awalnya ibunya keberatan memasukkan dia kesana karena ga siap berpisah dgn anak semata wayang nya itu, tp ada satu kalimat pembimbing tempat rehabilitasi itu yang bikin ibunya merelakan anaknya itu.
Kata2 nya kayak gini: “Bu kalo kita ingin lihat pelangi, kita harus lihat hujan terlebih dahulu, dan keluarga ibu saat ini hanya sedang melihat hujan…”

Gw ga tau ni acara cerita nya bener2 real ato rekayasa, tp gw berharap cerita ini bukan cerita sebenernya coz berarti inilah cermin moral sebagian masyarakat indonesia. Yang mau gw share disini bukan bener ato engganya cerita ini tp hikmah yang bisa kita ambil dari cerita ini.
Pertama SAY NO TO DRUGS! kenapa? soalnya kalo dari cerita ini kita dapat pastikan awal dari kekacauan keluarga ini adalah Narkoba yang menjerat sang anak.
Kedua Kita jadi harus hati2 terhadap pergaulan dan pembimbingan terhadap anak kita sendiri jangan sampai kita nyesel diakhirnya. Dan tampaknya harus pintar2 kita membangun pondasi yang kuat dan lingkungan yg baik tentu nya buat anak kita, jgn terlalu dimanja.
dan terakhir dekatkan diri kepada Allah SWT…
Filed under: Draw, News, supersampler, Tulisan | Tags: Draw, News, supersampler, Tulisan
Denger nih! yang ngaku jadi “Pejuang Jihad”
Tulisan ini gw kutip dari Milist, bukan tulisan gw sendiri,mudah2an bisa jadi bahan renungan buat kalian semua…

Saya sedih, bukan karena kematian MJ yang dipuja jutaan orang di dunia. Tapi saya sedih, karena pada saat yang sama, berlangsung perkebumian seorang muslimah yang Insya Allah menjadi seorang syahidah karena mempertahankan jilbabnya. Marwa Al-Sharbini, seorang ibu satu anak yang sedang mengandung tiga bulan, syahid akibat ditikam sebanyak 18 kali oleh seorang pemuda Jerman keturunan Rusia yang anti-Islam dan anti-Muslim. Tapi berita ini, sama sekali tidak saya temukan di tv-tv kita , negara yang majaroti penduduknya Muslim, bahkan mungkin, tak banyak dari kita yang tahu akan peristiwa yang menimpa Marwa Al-Sharbini.

Ribuan orang di Mesir yang mengantar jenazah Marwa Al-Sharbini ke tempat istirihatnya yang terakhir, memang mungkin banyak orang yang menangisi kepergian Michael Jackson. Marwa hanya seorang ibu dan bukan superstar seperti MJ. Tapi kepergian Marwa Al-Sharbini adalah lambang jihad seorang muslim. Marwa Al- Sharbini mempertahankan harga dirinya sebagai seorang Muslimah yang mematuhi ajaran agamanya meski pun untuk itu ia kehilangan nyawanya.
Marwa Al-Sharbini ditikam di ruang sidang kota Dresden , Jerman saat akan memberikan kesaksian atas ancaman terhadapnya . Ia mengadukan sorang pemuda Jerman bernama Alex W yang kerap menyebutnya “teroris” hanya karena ia mengenakan jilbab. Dalam suatu kesempatan, pemuda itu bahkan pernah menyerang Marwa dan berusaha melepas jilbab Muslimah asal Mesir itu. Di persidangan itulah, Alex kembali menyerang Marwa, kali ini ia menikam Marwa Al-Sharbini berkali-kali. Suami Marwa yang berusaha melindungi isterinya, malah terkena tembakan pehak berkuasa keamanan pengadilan yang berdalih tak sengaja menembak suami Marwa yang kini dalam kondisi kritis di rumah sakit Dresden .

Peristiwa ini sepi dari pemberitaan di media massa Jerman dan mungkin dari pemberitaan media massa asing dunia karena yang menjadi korban adalah seorang muslimah yang dibunuh oleh orang Barat yang anti-Islam dan anti-Muslim. Situasinya mungkin akan berbeza jika yang menjadi korban adalah satu orang Jerman atau orang Barat yang dibunuh oleh seorang ektrimis Islam. Beritanya dipastikan akan gempar dan mendunia.

Itulah sebabnya, mengapa di tv-tv kita cuma sebuk dengan pemberitaan pemakaman Michael Jackson yang mengharu biru itu. Tak ada berita pemakaman Syahidah Marwa Al-Sharbini yang mendapat sebutan “Pahlwan Jilbab”. Tak ada protes dunia Islam atas kematiannya. Tak ada tangisan kaum muslimin dunia untuknya. Tapi tak mengapa Marwa Al-Sharbini, karena engkau akan mendapatkan tempat yang paling mulia di sisiNya ALLAH SWT . Seiring doa dari orang-orang yang mencintaimu. Selamat jalan saudariku, maafkan kami jika kurang peduli …
Thanks to Original Uploader…





